Kejagung Kembali Periksa Pejabat dan Kepala BC Batam Terkait Tekstil Impor

  • Whatsapp

Liputan98.com – Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono mengungkapkan bahwa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung RI, saat ini juga tengah berfokus dalam melakukan pemeriksaan ulang terhadap tiga tersangka kasus dugaan korupsi importasi 27 kontainer tekstil.

Selain itu, informasi yang berhasil diperoleh pihak Kejagung juga tengah memeriksa Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam Susila Brata sebagai saksi. Para pejabat Bea dan Cukai Batam dibidik dengan pelanggaran kewenangan dan manipulasi dokumen ekspor-impor produk bahan tekstil dari Cina.

Adapun ketiga tersangka yang dimasud diantaranya Haryono Adi Wibowo selaku Kepala Seksi Pelayanan Pabean dan Cukai (PPC) I KPU Bea dan Cukai Batam, Kamariddin Siregar selaku Kepala Seksi PPC II KPU Bea dan Cukai Batam dan Dedi Aldrian selaku Kepala Seksi PPC II KPU Bea dan Cukai Batam.

“Topik pemeriksaan masih sama, yaitu dalam mengumpulkan bukti tambahan. Dan tidak mungkin menutup kemungkinan adanya tersangka tambahan,” paparnya, Rabu (1/6/2020).

Kepada masing-masing tersangka diajukan berbagai pertanyaan seputar jenis tekstil yang diimpor, syarat dan prosedur impor, ketentuan dan mekanisme yang berlaku, serta bagaimana proses yang dilakukan para tersangka bersama pengusaha atau importir tekstil tersebut.

“Penyidik menyelidiki alur proses impor tekstil yang melibatkan para tersangka,” lanjutnya.

Sebelumnya, dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam importasi tekstil ini mulai terkuak, setelah adanya temuan 27 kontainer tekstil import premium dari Batam, Kepulauan Riau di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Maret lalu.

Dalam perjalanan pemeriksaannya, Kejagung RI akhirnya menetapkan 4 orang pejabat Bea dan Cukai Tipe B Bat sebagai tersangka, serta Irianto, selaku pemilik PT. Fleming Indo Batam dan PT. Peter Garmindo Prima.

Tidak hanya pemeriksaan ulang kepada tiga dari 4 tersangka di lingkungan Bea Cukai Batam, Senin (30/6/2020) kemarin Kejagung RI juga melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Kepala Bea dan Cukai Batam, Susila Brata.

“Saat ini yang bersangkutan masih kita periksa sebagai saksi,” ungkap Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.