PAD Kota Batam Empat Tahun Terakhir Tidak Capai Target?

  • Whatsapp
Kantor Wali Kota Batam.(ist)

Liputan98.com, Batam – Berdalih, karena pemesanan kamar hotel banyak terjadi melalui online dan banyak pengusaha reklame yang tidak perpanjang waktu tayangnya. Walikota Batam Muhamad Rudi mengaku, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam selama empat tahun tidak mencapai target.

”Realisasi PAD tahun 2019 sebesar 87,8%, karena kamar hotel murah dengan pesan melalui online dan reklame tak diperpanjang,” kata Rudi saat membacakan jawaban atas pandangan fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Batam, awal pekan kemarin.

Penurunan terjadi, menurutnya, karena adanya pemberlakuan drop off kendaraan selama 15 menit. Aturan itu didasarkan pada Perda nomor 3 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir.

”Sehingga berdampak terhadap berkurangnya penerimaan pajak parkir,” katanya.

Kemudian, kendala lain adalah belum membaiknya perekonomian global. Sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap properti baru.

”Dari wajib pajak, juga belum maksimal untuk pembayaran PBB-P2,” jelasnya

Sementara untuk retribusi, ada penurunan karena objek retribusi persampahan dan kebersihan yang tutup atau kosong. Seperti industri, galangan kapal, rumah, ruko dan PK5.

”Untuk parkir belum maksimal karena belum berjalan penggunaan aplikasi e-parking (penerapan non tunai). Serta masih ada sebagian titik parkir belum maksimal penerimaan,” kata Rudi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.