Panglima Koarmada I : Perairan Kepri Masih Jadi Primadona Jalur Narkoba

  • Whatsapp
Panglima Koarmada I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono saat menunjukan tersangka dan barang bukti narkoba.(ist)

Liputan98.com, Tanjungpinang – Panglima Koarmada I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono mengatakan, perairan sekitar Provinsi Kepulauan Riau memang masih mejadi lokasi primadona untuk menyeludupkan narkoba dari luar negri. Sebab disini banyak gugusan pulau tak berpenghuni.

Lanjutnya, penyelundupan narkotika jaringan internasional di daerah perbatasan sepanjang selat Malaka dan selat Singapura ini trennya terus meningkat dan modus yang digunakan juga bervariasi. Dengan 94 persen lautan para sindikat narkoba kerap memanfaatkan kelengahan petugas.

“Kasus yang baru diungkap ini merupakan kasus keempat selama satu bulan terakhir, yaitu dengan rincian di Tanjung Balai Karimun, Batam, Tanjung Balai Asahan dan saat ini di Bintan Tanjungpinang,” katanya, Kamis (16/7/20).

Pangkoarmada I menuturkan, dari pemeriksaan awal pengakuan para pelaku sebagai kurir penyeludupan yang dikendalikan jaringan di lar negri. Seperti pelaku yang baru diamanakan, mengaku sudah beraksi sebanyak 15 kali dengan upah 6 ribu Ringgit per kilo.

“Pada kasus yang pernah diungkap, para pelaku umumnya sebagai pengirim barang haram itu dari Malaysia, yang tahu seluk-beluk periran Kepri. Bahkan tak jarang para sindikat memberdaya masyarakat lokal dengan iming-iming upah yang menggiurkan. Sementara otak pelaku dan pengendali masih melenggang bebas,” ucapnya.

Untuk itu, dalam hal ini Ia meminta, sinergitas dan kordinasi antara aparat keamanan terus ditingkatkan. Patroli rutin antara institusi terus ditingkatkan intensitasnya.

“Koarmada I tidak akan pernah berhenti dan tidak pernah gentar untuk menghentikan praktek ilegal seperti penyelundupan narkotika ini dengan melakukan sinergitas dengan seluruh stake holder kemaritiman dan kerjasama dengan negara tetangga, terlebih asal barang haram tersebut selalunya dari seberang,” pungkasnya.(nug)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.