Ini Kata Kadin Kepri Terkait Recovery Ekonomi Paska Pendemi

  • Whatsapp
Ketua Kadin Kepri Ahmad Maruf MAulana.(ist)

Liputan.com, Batam – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri, Ahmad Ma’ruf Maulana mengatakan, Kadin Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus melakukan pelbagai upaya untuk membantu pemerintah dalam memulihkan pertumbuhan ekonomi di Kepri yang lesu akibat dampak pandemi Covid-19.

Kadin Kepri, kata Maruf, terus memberikan masukan yang solutif dengan melakukan pembenahan paska Pendemi Covod-19 melalui program Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) Murah, yang diakuinya telah diluncurkan sejak 11 Mei 2020 lalu.

“BBK Murah ini solusi yang diberikan Kadin Kepri untuk mempercepat dalam pemulihan pertumbuhan perekonomian Kepri agar menarik investor datang,” ujarnya,

Ma’ruf menyebut, kenapa Kadin menawarkan konsep pemulihan ekonomi melalui BBK murah, karena program ini memberi kemudahan yang luar biasa pada investor. Salah satunya, menggratiskan sewa lahan selama 5 tahun pertama untuk investor yang akan menanamkan modalnya di Kepri.

“Dalam program ini, Kadin Kepri sudah menyiapkan lahan seluas 30 hektar yang tersebar di Batam, Bintan dan Karimun (BBK). Lahan tersebut bersifat cleen and clear secara legalitas maupun administrasi. Investor yang datang tinggal menggunakannya tanpa harus direpotkan soal perizinan serta legalitas lahan itu,” ujarnya.

Ma’ruf merinci, sejak diluncurkan di Kantor Kadin Batam 11 Mei 2020 lalu, sudah ada 11 perusahaan asal Amerika yang menyatakan bersedia masuk ke Kepri dan akan memanfaatkan program BBK Murah yang ditawarkan oleh Kadin Kepri dengan nilai investasi sekitar USD50 Juta dengan estimasi penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.000 orang.

“Kalau kondisi Covid-19 membaik, Kadin akan bertandang ke Amerika Sarikat untuk bertemu dengan pihak perusahaan yang berencana membuka usahannya di Kepri,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.