Penangkapan Kapal Ikan Vietnam dengan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Personil TNI AL mengamankan barang bukti kapal ikan asal Vietnam di Natuna.(ist)

Liputan98.com, Natuna – Asintel Danguspurla Koarmada I Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono melalui keterangan tertulisnya mengatakan, ketika diamankan kedua kapal sama sekali tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah. Setelah diperiksa di ketahui muatan kapal sebanyak 300 Kg ikan segar di dalam palka kapal.

Dalam proses penangkapan KIA tersebut, pihak KRI senantiasa menerapkan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan memeriksa kesehatan para nahkoda dan ABK KIA Vietnam.

Saat hendak ditangkap, Ivonk cerita, kedua kapal ikan Vietnam tersebut sempat ingin melarikan diri, karena kedapatan oleh tim patroli sedang asik menangkap ikan dengan menggunakan pair trawl atau pukat hela.

“Total anak buah kapal (ABK) KIA Vietnam ada 10 orang dan diamankan petugas sedang asyik mencuri ikan di Laut Natuna dengan menggunakan pair trawl dengan jaring pukat,” terangnya.

Selanjutnya, guna penanganan dan penyidikan lebih lanjut, Ivong menegaskan, nahkoda dan ABK beserta barang bukti diserahkan ke Pangkalan TNI AL Ranai. Selain itu, para ABK akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan isolasi selama 14 hari ke depan.

“Kedua KIA Vietnam itu, terbukti melanggar teritorial dan akan dijerat dengan Pasal 26, 27 dan 38 UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan UU Perikanan No 31 tahun 2004 dengan ancaman hukuman pidana maksimal 8 tahun penjara serta denda maksimal 22 miliar,” tuturnya.(nug)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.