Pemko Didesak Tutup Alfamart di Sanjulung Apabila Terbukti Tak Kantongi Izin

  • Whatsapp
Gerai Alfamart disalah satu kawasan pemukiman padat penduduk.(ist)

Liputan98.com, Batam – Maraknya pertumbuhan gerai Alfamart dan Indomart membuat sejumlah UMKM di Batam mati suri, bahkan beberapa lokasi pembangunan gerai tersebut ditolak oleh warga yang merasa keberatan. Seperti contoh pendirian Alfamart di Senjulung, Kabil sempat diprotes oleh warga sekitar.

Kepala Dinas Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam akan melakukan pemeriksaan izin pendirian Alfamart di Senjulung, Kabil. Pihaknya akan gerai tersebut apabila tidak dilengkapi izin dan legalitas yang lengkap.

“Saat ini total jumlah keseluruhan gerai Alfamart dan Indomaret di Kota Batam mencapai 361 gerai. Gerai Alfamart berjumlah 167 gerai dan Indomaret berjumlah 194 gerai,” ujarnya.

Sejak tahun 2019 hingga 2020, katanya, pemerintah daerah tidak pernah mengeluarkan izin untuk penambahan kedua retail modern tersebut.

“Kalau tidak ada izin ya kita tutup. Ini sudah menjadi sikap kita bersama tidak ada lagi penambahan Indomaret dan Alfamart di Kota Batam,” katanya, Selasa (21/7/2020).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.