Dimassa Pandemi Covid-19, Gadis Dibawah Umur di Jual Pria Pengangguran

  • Whatsapp
Kapolsek Batu Aji Kompol Jun Chaidir saat menunjukan tersangka dan barang bukti.(ist)

Liputan98.com, Batam – Jajaran Polsek Batu Aji, Batam, mengungkap peraktek prostitusi online via MiChat di Wisma Mitra Mall, Rabu (22/7). Dalam kasus ini, dua orang pelaku diduga sebagai mucikari diamanakan polisi.

Dua orang terduga pelaku yakni berinisial RS (19) dan (ML) di bekuk anggota Polsek Batu aji di kediamannya masing-masing.

Dua pria pengangguran ini, diketahui sebagai perantara kepada pria hidung belang untuk menjual gadis dibawah umur sebagai PSK.

Kapolsek Batu Aji Kompol Jun Chaidir, mengatakan kasus praktik prostitusi online terkuak berkat informasi dari masyarakat terkait maraknya praktik ilegal itu.

“Kita dapat informasi ada praktik prostitusi online yang melibatkan anak dibawa umur di Wisma tesebut,” kata Jun Chaidir, didampingi
Kanitreskrim Polsek Batu Aji Iptu Thetio dan Kasubbag Humas Polresta Barelang AKP Bety Novi dalam jumpa pers di Polsek Batu Aji, Selasa (28/7).

Baca  juga  :   Direktur dan Komisari Perekrut WNI jadi ABK Kapal Ikan Cina Dijerat Pasal TPPO

Ia mengatakan, penangkapan kedua pelaku bermula dari penyamaran yang dilakukan oleh polisi menjadi pria hidung belang dan memesan pekerja seks komersial (PSK) anak dibawa umur pada kedua pelaku itu.

“Dari komunikasi polisi melalui aplikasi via MiChat dengan RS disepakati satu orang anak dibawa umur, dibandrol dengan tarif RP 500 ribu per orang sekali kencan. Polisi langsung masuk ke kamar 207 dan membayar uang jasa Rp 1 juta kepada RS, setelah ada transaksi pelaku langsung diamankan,” tambah dia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.