Kasus Prostitusi Online Pelajar Jadi Perhatian KPPAD Kepri

  • Whatsapp
Ketua KPPAD Kepri Erry Syahrial.(ist)

Liputan98.com, Batam – Terungkapnya aksus eksploitasi seksual komersil anak yang menimpa dua pelajar SMP di Batam menjadi perhatian Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri.

Ketua KPPAD Provinsi Erry Syahrial mengaku prihatin dengan munculnya lagi kasus eksploitasi seksual di kalangan remaja di Kota Batam. Setelah sebelumnya, dia awal pandemi Covid-19 juga ada kasus serupa yang melibatkan bebebapa remaja di sebagai korban dan pelaku ekspoitasi seksual.

‘’Ini menunjukkan bahwa kasus eksploitasi seksual terhadap anak mulai meningkat menimpa remaja dan pelajar. Ini harus diwaspadai dandipahami oleh orangtua, guru, masyarakat dan anak itu sendiri’’ ujar Erry.

Menurut Erry ada beberapa faktor anak bisa menjadi korban eksploitasi secara seksual. Faktor dari internal anak sendiri yang rentan. Kerentanan anak disebabkan oleh pemahaman anak yang kurang, kurang perhatian dan kasih sayang orangtua, pengaruh kelompok teman sebaya yang juga menjadi korban duluan, faktor ekonomi anak dan meniru gaya hidup hedonis serta lainnya.

‘’Akibatnya anak gampang ditipu, dibujuk rayu, diiming-imingi mendapatkan sesuatu oleh pelaku,’’ kata Erry.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.