Golkar Berkurban pada Perayaan Idul Adha 1441 H

  • Whatsapp
Kegiatan DPD I Partai Golkar Kepri berkurban pada perayaan Idul Adha 1441 Hijriah.(ist)

Liputan98.com, Batam – Peringati Hari Raya Idul Adha 1441 H, DPD Partai Golkar Kepri ber-Qurban dengan menyembelih 10 ekor sapi dan 10 ekor kambing yang berlangsung di Kantor DPD II Golkar Kota Batam beralamat Komplek Trikarsa Equalita, Blok B No 16, Batam Center, Sabtu (1/8/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh, Anggota DPR RI sekaligus Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kepri, Ansar Ahmad, SE, MM, Ketua DPD Partai Golkar Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, Sekretaris DPD Partai Golkar Kepri Rizki faisal, SE, MM, serta pengurus Partai Golkar Provinsi Kepri dan Batam.

“Kegiatan ini sangat positif, karena qurban ini di dalam pandangan islam mesti universal. Daging qurban ini tidak hanya untuk umat muslim saja, umat yang beragama apapun yang berada dilingkungan itu wajib diberikan sama,” kata Ketua DPD I Golkar Kepri Maruf Maulana.

Kegiatan ini bukan dalam bentuk kampanye, karena setiap bentuk kegiatan apapun Golkar Kepri selalu hadir dan tidak memandang suku, agama lainnya.

“Kita Golkar membuktikan tidak disaat seperti itu, akan tetapi kita selalu hadir dalam kegiatan sosial, baik itu keagamaan umat lainnya,” jelasnya.

Golkar berkurban merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh DPD I secara berkesinambungan. Kegiatan ini juga sebagai silaturahmi antara kader partai dan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi DPD I Golkar Kepri dan Golkar Kota Batam yang bersama sama melaksanakan kegiatan Qurban pada hari ini, saya berharap disituasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, sebaiknya kita semua mesti dengan semangat yang kuat menjaga situasi ini tetap baik, mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” tuturnya.

Tak hanya itu, kita mesti bergandeng tangan bersama-sama masyarakat untuk melakukan dua hal penting yaitu percepatan pemulihan ekonomi paska Pandemi Covid 19 dan reformasi sosial.(nug)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.