Syukuran Gubernur Terindikasi jadi Transmisi Covid-19, Ini Kata PGK Kepri

  • Whatsapp
DPD PGK Kepri.(ist)

Liputan98.com, Batam – Masyarakat Kepri dari DPD Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kepri menanyakan latarbelakang acara tepung tawar atau syukuran di Gedung Daerah Tanjungpinang atas dilantiknya Isdianto sebagai Gubernur Kepri oleh Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, beberapa waktu lalu.

“Dengan kegiatan itu mengundang kerumunan dan sekarang bisa kita lihat sendiri bahwa Pak Isdianto positif corona. Seharusnya kegiatan seperti itu tidak perlu dilakukan mengingat kondisi sedang pandemi sekarang ini,” kata Ketua DPD PGK Kepri Irfan Nanga kepada KARYAKEPRI.COM, Minggu (2/8/2020).

Apa yang telah dilakukan oleh Gubernur Kepri ini, menurut dia, tidak sejalan dengan apa yang dibumingkan selama ini dari pemerintah untuk menjaga jarak atau social distancing. Untuk itu, seluruh pejabat dan tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

“Jangan hanya bisa mengimbau masyarakat tapi tidak bisa mengimbau dirinya sendiri,” katanya.

Irfan juga meminta agar orang yang positif corona dari cluster baru ini menjalani karantina di Rumah Sakit Galang yang sudah difasilitasi oleh pemerintah pusat.

“Apakah rumah sakit itu hanya untuk masyarakat saja. Lalu bagaimana dengan pejabat yang positif,” ujarnya.

Ia berharap agar Presiden Joko Widodo atau Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan teguran keras kepada Gubernur Kepri yang sudah menggelar syukuran di tengah wabah corona ini.

“Dan juga bisa menjadi pelajaran bagi kepala daerah lainnya serta pejabat yang mengundang keramaian untuk bisa menghindarinya,” katanya.(red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.