Dua Pengedar Narkoba Divonis 6 dan 5 Tahun Penjara

  • Whatsapp

Liputan98.com, Tanjungpinang – Hariman Ilham Rhomadona Indra Cahyana dan Hajaruddin, pengedar tembakau gorilla dan ganja divonis hukum pidana selama 6 dan 5 tahun penjara.

Ketua Majelis Hakim, Guntur Kurniawan menyatakan, kedua terdakwa terbukti tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I.

Sebagaimana melanggar pasal 114 Ayat 1 Jo Pasal 6 Ayat 3 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika jo Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor.44 Tahun 2019 Tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.

“Menghukum terdakwa Hariman dengan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan penjara,” kata Guntur di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa(4/8/2020).

Sementara itu, terdakwa Hajaruddin dihukum dengan hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan penjara.

Mendengar itu Jaksa Penuntut Umum (JPU), Zaldi Akri dan kedua terdakwa menerimanya, yang sebelumnya menuntut terdakwa Hajarudin dengan tuntutan 9 tahun 9 tahun denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan penjara. Sedangkan Hariman di tuntut 8 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan penjara.

Sebelumnya, berawal pada saat terdakwa Hajarudin di tangkap oleh anggota Sat Narkoba dipinggir Jalan Hanjoyo Putro, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang, pukul 22.30 WIB, Senin(16/12/2019).

Kemudian saat dilakukan penggeledahan terhadap diri terdakwa Hajarudin ditemukan barang bukti berupa 11 paket narkotika jenis tembakau gorila. Ketika dilakukan introgasi mengaku mendapatkan tembakau gorila dari terdakwa Hariman dengan cara di beli sebesar Rp 500 ribu.

Kemudian dilakukan pengembangan berhasil melakukan penangkapan terhadap Terdakwa Hariman di Perumahan Semoga Jaya 3, Kel. Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang, Selasa(17/12/2019)dini hari.

Kemudian saat dilakukan penggeledahan dirumah terdakwa Hajarudin ditemukan 14 paket narkotika jenis ganja dengan berat 22 gram yang di pesan melalui pesan online Rp 800 ribu dan 25 paket tembakau gorila seberat 22 gram juga di pesan online seharga Rp 2 juta.(ond)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.