Ekonomi RI pada Kuartal II 2020 Terjerembab Lebih Dalam

  • Whatsapp
Ilustrasi ekonomi Indonesia.(ist)

Liputan98.com, Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah memprediksi angka pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2020 akan minus 3,4 persen.

Namun, pada kenyataannya realisasi angka pertumbuhan ekonomi terjerembab lebih dalam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2020 minus 5,32%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga pernah mengungkapkan proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 minus 3,4%.

Pertumbuhan negatif tersebut disebabkan oleh adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang menghambat berbagai kegiatan ekonomi.

“Kalau kita lihat di kuartal pertama Indonesia masih positif. Tapi memang di kuartal kedua dengan adanya PSBB, Indonesia diprediksi masuk di dalam jalur minus sekitar 3%,” kata Airlangga dalam diskusi virtual HIPMI, beberapa waktu lalu.

Airlangga juga memproyeksi ekonomi Indonesia bisa terseret ke jurang resesi dengan asumsi realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal III akan kembali mengalami kontraksi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga memprediksi pada kuartal II-2020 ekonomi Indonesia akan minus 4,3 persen. Dia juga pernah memproyeksi ekonomi nasional akan -3,8 persen pada kuartal II-2020. Sedangkan hingga akhir tahun berada di kisaran -0,4 persen sampai maksimal 1 persen atau masuk skema sangat berat.

“Outlook proyeksi minus 0,4% hingga 1 persen. Untuk batas atas kami turunkan dari 2,3 persen ke 1,0 persen. Revisi agak turun karena kami melihat kontraksi cukup dalam di kuartal-II,” kata Sri Mulyani, Juni 2020 lalu.

Nanun, Lagi-lagi pada kenyataanya, BPS mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 minus 5,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan jika dibandingkan dengan triwulan I-2020 maka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2020 mengalami kontraksi minus 4,19 persen.(dtk/red)

 

Sumber : detik.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.