Sekwan DPRD Batam Tersangka Korupsi Anggaran Konsumsi

  • Whatsapp
Dedie Tri Hariyadi dalam rilis perkembangan penyidikan dugaan korupsi.(ist)

Liputan98.com, Batam – Dalam kasus dugaan korupsi anggaran belanja konsumsi Tahun 2017-2019 unsur pimpinan DPRD Kota Batam, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, resmi menetapkan satu tersangka, Kamis (6/8/20).

Dedie Tri Hariyadi dalam rilis perkembangan penyidikan dugaan korupsi di tubuh Setwan DPRD Kota Batam, pihaknya telah menetapkan tersangka yakni oknum Sekwan berinisial AL.

Menurutnya, penetapan AL sebagai tersangka melalui tahapan penyelidikan dan penyidikan yang medalam, lantaran anggaran tersebut dikelola oleh Sekretaris Dewan (Setwan).

“Penetapan tersangka berlaku hari ini, oleh karena itu langsung kita umumkan sebagai bentuk tranparansi penyelidikan yang telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu,” tegasnya.

Baca jugaPemko Batam Diminta Memperhatikan Generasi Golden Age

Dalam keterangannya, Dedie menjelaskan, bahwa penetapan tersangka berinisial AL, merupakan pihak yang bertanggungjawab dalam pengelolaan dana belanja untuk unsur pimpinan DPRD Batam. Tersangka AL merupakan unsur pejabat di lingkungan Setwan DPRD Kota Batam.

Atas tindakan korupsi yang dilakukan sejak tahun 2017 hingga 2019 ini, nilai kerugian yang diderita oleh Negara berjumlah total Rp. 2,1 Miliar.

“Kerugian Negara ini, merupakan hasil penghitungan yang dilakukan oleh BPKP Perwakilan Kepulauan Riau yang didasari dari temuan awal yang didapat,” ujarnya.

Saat ini, tersangka AL sendiri masih berada di Kejaksaan Negeri Batam, untuk perlengkapan dan menunggu mobil tahanan milik Kejaksaan Negeri Batam guna dipindahkan ke rumah tahanan (Rutan).(nug)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.