Miris! Ribuan Balita Menderita Stunting di Batam

  • Whatsapp
ILustrasi stunting pada Balita usia produktif.(ist)

Liputan98.com, Batam – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam dr Didi Kusmarjadi mengatakan angka Stunting di Batam Tahun 2020 terbilang menurun sekitar 1,7 persen dari angka kelahiran, dibandingkan Tahun 2019 lalu.

Tercatat ada sebanyak 2.566 orang Balita menderita Stunting hingga pertengahan Tahun 2020. Jumlah itu terbagi dalam katagori 925 orang anak sangat pendek dan 1.641 orang anak pendek.

“Apabila dilihat dari kecenderungan dan kalkulasi perbulan kasus Stunting di Batam mengalami penurunan sekitar 0,6 persen sampai 1,7 persen setiap bulan,” katanya, Kamis (6/8/20).

Baca jugaPemko Batam Diminta Memperhatikan Generasi Golden Age

Sesuai kebijakan Kementrian Kesehatan RI, kata Didi, saat ini pihaknya diminta menggunakan aplikasi dalam menginput data supaya meminimalisir margine error. Sebab secara Nasional Kemkes mentargetkan Balita Stunting Tahun 2020 turun sekitar 24,1 persen.

“Alhamdulillah jumlah stunting di Kota Batam dibawah target nasional. Untuk jumlah stunting per Tahun belum bisa dilihat karena pengukuran Stunting setiap 6 bulan sekali. Jumlah yang didapat sekarang adalah keadaan Februari hingga Juli 2020. Sedangkan pengukuran ke 2 akan dimulai Bulan Agustus hingga akhir Tahun 2020 ini,” ucapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.