Segini Besaran Subsidi Bagi Buruh Terdampak Covid 19 di Karimun

  • Whatsapp
Kabid Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun, Poniman.(ist)

Liputan98.com, Karimun – Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun masih melakukan pendataan terhadap pekerja di Karimun yang berhak menerima subsidi upah bagi pekerja atau buruh dalam penanganan dampak Covid-19.

Kabid Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun, Poniman mengatakan, pendataan itu merupakan tindak lanjut dari Kebijakan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah terkait bantuan subsidi upah untuk pekerja di Indonesia.

Sesuai keterangan Menteri Ketenagakerjaan di Sekretariat Presiden, Senin (10/8/2020) kemarin, untuk pekerja penerima subsidi upah itu harus memenuhi persyaratan diantaranya pekerja merupakan WNI, terdaftar sebagai peserta ketenagakerjaan yang masih aktif, besaran upah di bawah Rp 5 juta, memiliki rekening bank aktif, tidak termasuk ke dalam Program Kartu Pra Kerja, membayar iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sampai bulan Juli 2020.

“Diberikan bantuan 600.000 ribu perbulan selama empat bulan. Dengan dua kali penyaluran,” katanya.

Terkait kebijakan itu, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun saat ini masih melakukan proses pendataan terhadap perusahaan dan pekerja yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

“Datanya data BPJS Ketenagakerjaan. Baru diproses. Kalau ditanya hari ini mungkin belum siap. Datanya itu diambil dari BPJS terus verifikasi. Karena BPJS itu kan global. Saya belum bisa kasih datanya karena masih diolah,” katanya,  Selasa (11/8/2020).

Ia menjelaskan, sementara ini pihaknya telah menerima sedikitnya 900 perusahaan yang terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Kalau untuk info lengkap saya belum punya. Kalau hari ini pun kalau siap paling sore. Besok lah dikonfirmasi lagi,” tambahnya.

Poniman juga mengatakan Kadisnaker Kabupaten Karimun, Rufindy Alamsyah juga melakukan pertemuan dengan perusahaan-perusahan subkon yang ada di Karimun.(ky)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.