Realisasi Investasi di Riau Didominasi PMDN Rp 22 Triliun

  • Whatsapp
Ilustrasi Investasi.(ist)

Liputan98.com, Pekanbaru – Capaian investasi pada semester I tahun 2020 di Provinsi Riau mencapai Rp22,75 triliun. Angka tersebut didominasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp14,90 triliun, sedangkan penanaman modal asing (PMA) mencapai US$ 545,3 juta atau setara dengan Rp7,85 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal Satu Pintu (DPMPSP) Provinsi Riau, Helmi D mengatakan, target realisasi investasi tahun 2020 sebesar Rp40,8 triliun.

“Sehingga capaian pada semester I Tahun 2020 telah mencapai 55,75 %,” katanya kepada Gatra.com, di kota Pekanbaru, Kamis (13/8).

Helmi menguraikan, besaran PMDN Riau yang mencapai Rp14,90 triliun tergolong besar. Angka itu menempatkan Provinsi Riau pada peringkat 5 secara Nasional. Sedangkan realisasi investasi PMA berada diurutan ke 11 secara nasional.

Adapun Kota Dumai menjadi wilayah paling banyak menyerap investasi selama semester I tahun 2020,dengan nilai Rp7,97 triliun. Disusul Kabupaten Indragiri Hulu sebesar Rp2,91 triliun, lalu Kabupaten Kampar Rp2,61 triliun, Kabupaten Pelalawan Rp2,38 triliun, dan Kabupaten Bengkalis Rp2,45 triliun.

“Sementara lima sektor usaha dengan nilai realisasi terbesar untuk periode Januari- Juni 2020, antara lain: industri kimia dan farmasi Rp6,22 triliun (27,36 %), industri makanan Rp 4,56 triliun (20,06 %), tanaman pangan, perkebunan dan peternakan Rp4,24 triliun (18,66 %), konstruksi Rp2,25 triliun ( 9,89 %); serta listrik, gas dan air Rp1,72 triliun (7,56 %),” ujarnya.

Adapun lima besar negara asal PMA sebagai berikut : Malaysia US$ 438,81 juta (80,47 %), Singapura US$ 141,29 juta (25,91 %), Bermuda US$ 44,55 juta (8,17 %), Mauritius US$ 3,27 juta (0,60 %) dan British Virgin Island US$ 2,94 juta (0,54 %).(*)

Sumber : Gatra.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.