Tunggakan Iuran JKN-KIS di Batam Capai Rp.99 Miliar

  • Whatsapp
Media Ghetring bersama pihak BPJS Kesehatan Cabang Batam.(ist)

Liputan98.com, Batam – Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Cabang Batam mencatat tunggakan iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) se Kota Batam saat ini mencapai Rp 99 Miliar.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Dody Pamungkas mengatakan penyebab tingginya tunggakan itu karena pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir di Kota Batam, sehingga berpengaruh pada pembayaran iuran dari peserta mandiri.

” Tunggakan Rp 99 Miliar itu adalah peserta BPJS Kesehatan mandiri, ini cukup tinggi. Yang paling banyak dari 12 Kecamatan yang ada di Batam adalah Kecamatan Batam Kota,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Dody Pamungkas didampingi Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik, Irfan Rachmadi saat acara Media Gathering di kantor BPJS Batam, Kamis (13/8/2020).

Terkait permasalahan tersebut, kata Dody, pihaknya juga selalu menyampaikan telekolekting untuk mengingatkan peserta dan juga melalui SMS plus juga.

” Selain itu pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam, karena itu sebenarnya juga menjadi tanggungjawab Pemko Batam,” ujarnya.

Dody, terkait Perpres 64 tahun 2020 dengan adanya pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan membuat suatu program relaksasi.

“Kalau untuk Pemko Batam sendiri tidak ada memiliki tunggakan BPJS nya, baik itu untuk iuran wajib Pemko atau PNS, maupun peserta yang didaftarkan oleh Pemko Batam,” sambung Dody.

Program relaksasi yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi peserta BPJS Kesehatan mandiri dan yang mempunyai tunggakan lebih dari 6 bulan.

Lanjut Dody, peserta yang mempunyai tunggakan, kartunya tidak aktif dan akses mendapatkan pelayanannya tidak bisa, maka dengan adanya program relaksasi dia hanya membayar 6 bulan saja, maka kartu langsung aktif dan plus 1 bulan berjalan.

Sedangkan untuk tunggakannya bisa dicicil sampai pada Desember 2021. Tapi syaratnya harus mendaftar dulu, untuk waktu pendaftarannya sejak Juli 2020 kemaren hingga Desember 2020 nanti.

”Program ini khusus dalam rangka pandemi Covid-19 saat ini. Sampai saat ini peserta yang sudah mendaftarkan ada sebanyak 269 orang khusus untuk di Batam dan Karimun,” tandasnya.(rls)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.