Dugaan Pelanggaran Proses Coklit, KPU Karimun Berjanji Memperbaiki

  • Whatsapp

Liputan98.com, Karimun – Dugaan pelanggaran proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih pada Pilkada 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun memastikan akan menindaklanjuti temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Karimun Eko Purwandoko mengatakan, ada sejumlah temuan- temuan Bawaslu Karimun terkait persoalan ketidaksesuaian tata cara, prosedur dan mekanisme pelaksanaan Coklit yang dilaksanakan oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) yang harus diperbaiki.

“Jumat kemarin telah kita terima rekomendasi dari Bawaslu. Perihal dugaan pelanggaran itu pihaknya segera akan menindaklanjutinya. Sekarang sedang kita inventarisir dan akan segera menentukan lankah selanjutnya,” kata Eko, Senin (17/8/2020).

Baca jugaBawaslu Karimun Temukan Dugaan Pelanggaran di Masa Coklit

Menurutnya, sejumlah temuan dugaan pelanggaran itu dipastikan tidak akan menganggu jalannya tahapan Pilkada Karimun 2020. Selain itu, pihaknya juga memastikan hak pilih masyarakat yang belum tercoklit tidak hilang dan akan terdata dalam DPT nanti.

“Tujuan Coklit itu sendiri untuk pastikan data pemilih Pilkada 2020 valid. Sehingga apabila mungkin dalam tahapan Coklit kemarin belum terdata, kita tetap akan lakukan verifikasi lagi, ini kan hak konstitusi masyarakat yang harus kita lindungi,” katanya.

Baca jugaUpacara Kemerdekaan RI ke-75 di Karimun Berlangsung Terbatas

Lanjut Eko, seperti halnya terdapat masyarakat yang belum tercoklit pada masa Pencocokan dan Penelitian kemarin. Masyarakat itu masih bisa dimasukkan atau diusulkan dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

“Proses ini masih panjang, apabila terlewat diproses Coklit masih bisa diusulkan di DPS dan DPT. Banyak langkah- langkah lainnya yang harus dijalani,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.