Insiden Jenazah Covid 19 Dijemput Keluarga, Polisi Bakal Usut dan Tetapkan Tersangka

  • Whatsapp
llustras video pasien Covid 19 dibawa pulang pihak keluarga.(ist)

Liputan98.com, Batam – Heboh jenazah pasien Covid 19 di Batam yang dibawa pulang keluarga untuk dimakamkan tanpa protokol kesehatan, membuat Tim Gugus Tugas memiliki pekerjaan ekstra.

Bagaimana tidak, demi mencegah penyebaran virus mematikan tersebut, Tim Gugus Tugas lagsung mengambil langkah antisipasi.

Read More

Tak kurang sebanyak 15 orang dari kelurga dan pelayat jenazah R (60 Tahun) langsung di tranking kontak dan langsung dibawa ke RSKI Pulau Galang untuk menjalani serangkaian tes kesehatan pencegahan Covid 19.

Baca juga : Heboh, Jenazah Covid 19 Dibawa Paksa Keluarga di Batam

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam dr Didi Kusmarjadi mengatakan, sebanyak 15 orang keluarga dan kerabat jenazah yang merupakan warga Bengkong Indah 2, Bengkong, Batam itu, dikarantina di RSKI Galang.

“Langkah ini diambil lantaran Tim Gugus tidak mau mengambil resiko kemungkinan yang lebih parah Seperti jenazah akan menularkan Virus itu kepada keluarga dan pelayat dilingkungan tempat tinggal,” katanya, Kamis (20/8/20).

Baca juga : 8 Personil Polri dan 4 Warga Sipil Tambah Pasien Positif Covid 19 di Batam

Menurutnya, apabila merujuk dengan ketentuan protokol kesehatan terkait pengambilan paksa jenazah tersebut, masih banyak warga yang wajib dilakukan tes swap. Mulai dari penjemputan jenazah di rumah sakit, kemudian yang ikut mengantar ke pemakaman dan semua akan kita periksa dan harus menjalani karantina.

“Terkait insiden ini telah 15 orang kita evakuasi ke RSKI Galang untuk menjalani isolasi, sembari menjalani tes swap berkala,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.