Pegawai Dishub Kedapatan Bawa Sabu di Bandara Batam

  • Whatsapp

Liputan98.com, Batam – Rano Dwi Putra, Pegawai Kemenhub RI golongan 2C yang bertugas di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali ini tak lagi memikirkan karier dan keluarganya Ia pun nekat menyeludupkan narkoba saat menumpang Pesawat dari Batam menuju .

‘Saya khilaf. Saya malu,” ujar pria kelahiran 10 November 1980 ini, setelah diamankan petugas Avsec dan BC di Bandara Hang Nadim karena menyelundupkan sabu, Sabtu (22/8/2020).

Dengan wajah lesu Rano bercerita awal keterlibatannya saat ponselnya dihubungi seorang pria yang mengaku bernama Kadek Joko.

Dari sambungan telepon itulah, Pegawai Kemenhub RI ini mendapat oder membawa narkoba dari Pekanbaru ke Bali via Surabaya.

Orderan pertama, Rano melakukan sekitar bulan Januari 2020 lalu dengan membawa sekitar 1,5 kilogram sabu.

Barang haram itu diterimanya dari seorang pria bernama Burhan yang ditemuinya dikawasan Sukajadi, Pekanbaru.

“Untuk order pertama dapat upah Rp 25 juta. Semua yang mengatur Kadek Joko. Saya hanya membawa saja,” bebernya.

Selanjutnya pada bulan February, Rano kembali mendapat perintah menggolkan sabu. Lagi lagi, narkoba dijemput pria beranak dua ini ke Pekanbaru.

Untuk orderan kedua ini, Rano harus mengangkut dalam jumlah lumayan banyak, 3 kilogram. Rano pun berduet dengan Maulidya yang juga orangnya Kadek Joko.

Rano mengaku kembali lolos dan melenggang masuk tanpa pemeriksaan layaknya calon penumpang pesawat.

Baju seragam Kemenhub RI dan Kartu Akses Bandara yang dimilikinya, membuat pria kelahiran Bekasi, Jawa Barat ini bias lolos dan melenggang ke pesawat tanpa pemeriksaan.

Setelah orderan kedua tersebut, Rano vakum karena terbentur masalah covid. Namun pada hari Sabtu (15/8/2020), Kadek Joko kembali menghubunginya. Rano diminta berangkat ke Pekanbaru hari Senin (17//8/2020). Namun karena harus bertugas, Rano menolak dan menjadwalkan keberangkatan pada Kamis.

Namun belum sempat uang itu dinikmati, sepak terjang Rano dan Maulidia berakhir ditangan petugas AVSEC dan Petugas Bea dan Cukai Batam.

Sementara Maulidia, wanita kelahiran Mekkah, 06 Juni 1996 ini merupakan rekan duet Rano yang bekerja di sebuah tempat hiburan di Medan.(hui)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.