Satu Lagi, Warga Karimun Tersengat Covid 19 Klaster Kundur

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi.(ist)

Liputan98.com, Karimun – Penyebaran Virus Corona (Covid 19) di Kabupaten Karimun, Kepri, semakin memperihatinkan. Sempat dinyatakan sebagai zona hijau, namun kini jumlah pasien positif Covid 19 melonjak tajam.

Terbukti, satu orang warga Kabupaten Karimun kembali dinyatakan positif tersengat Covid-19, Rabu (26/8/2020) malam.

Read More

Baca juga : Klaster Kundur Tambah Dua Pasien Positif Covid 19 di Karimun

Terkait Ihkwal tersebut disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Kabupaten Karimun Rachmadi, Kamis (27/8/20).

“Teman- teman media saya sampaikan kembali bahwa pasien positif Covid-19 sore ini kembali bertambah 1 orang. Kita baru menerima hasil pemeriksaan swab dari BTKLPP hari ini,” kata Rachmadi.

Penambahan kasus ini kata Rachmadi, setelah 48 dari 136 sampel swab dikirimkan ke Balai Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam kembali dirilis.

“Ini termasuk dalam 135 sampel swab yang kita kirimkan, 86 diantaranya semalam sudah keluar dengan hasil 2 terkonfirmasi positif, sore ini keluar 46 sampel lagi dan 1 orang terkonfirmasi,” katanya.

Baca juga : Sebanyak 7 Orang Dinyatakan Positif Covid 19 di Karimun

Ia menyebutkan, satu pasien baru itu berjenis kelamin perempuan dewasa daei Kecamatan Meral. Ia merupakan salah satu klaster Kundur.

“Ini termasuk klaster Kundur. Sudah dewasa,” katanya.

Ia mengatakan, sampai saat ini terkait kondisi 11 pasien positif yang sedang menjalani perawatan di RSUD Muhammad Sani keseluruhannya dinyatakan baik.

“Sejauh ini, belum ada yang sembuh,” katanya.

Selain itu Rachmadi mengatakan, terkait pemeriksaan swab hasil traking dari pasien 28 yakni seorang ASN di instansi vertikal di Karimun, secara keseluruhannya dinyatakan negatif Covid.

“Untuk instansi vertikal semua sudah keluar dan negatif. Sekarang kita hanya menunggu satu lagi hasil swab yang belum keluar,” katanya.(ky)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.