Halo, Kepala Daerah, Perhatikan Tips Mendagri Untuk Genjot PAD

  • Whatsapp
Mentri Dalam Negri Tito Karnavian.(ist)

Liputan98.com, Jakarta – Pemerintah daerah (Pemda) diminta untuk tidak ragu-ragu melakukan percepatan terhadap realisasi penyerapan belanja daerahnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian bahkan mendorong kepada pemda yang persentase realisasi belanja masih di bawah 30 persen untuk segera merealisasikan anggarannya.

Read More

“Tercatat 41 daerah atau kabupaten/kota yang persentase realisasi belanja masih di bawah 30 persen,” kata Menteri Tito kepada wartawan, Minggu (30/8).

Baca juga : Ansar Ahmad Sepakat Gandeng Kadin Kepri Recovery Ekonomi Kerakyatan

Menurut mantan kapolri itu, permasalahan rendahnya realisasi pendapatan dan belanja daerah disebabkan oleh beberapa faktor.

Seperti permasalahan umum pendapatan daerah, di antaranya pungutan terhadap potensi pajak dan retribusi kurang optimal akibat dampak dari pandemik Covid-19.

“Pemda mungkin terlalu tinggi dalam menetapkan target pendapatan tanpa memperhatikan potensi yang dimiliki, serta terjadinya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat akibat berkurangnya penerimaan negara dampak dari pandemik Covid-19,” katanya.

Permasalahan kedua dimungkinkan terkait permasalahan umum belanja daerah seperti kepala daerah berhati-hati dalam melakukan belanja memperhatikan cashflow pendapatan Kurangnya ketersediaan dana akibat pengurangan dana transfer juga dapat berimbas pada pendanaan kegiatan yang bersumber dari dana transfer.

“Pemda cenderung melakukan lelang di triwulan 2 (dua) dan pihak ketiga cenderung menarik dana pembayaran kegiatan pengadaan pada akhir tahun,” kata Tito.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.