DPRD Batam Nilai Saksi Pelanggar Protokol Kesehatan Tak Tegas

  • Whatsapp
Rapat Paripurna ke 13 dengan agenda mendengar pandangan umum Fraksi di DPRD Batam.(lip98)

Liputan98.com, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto menilai sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di Kota Batam belum tegas. Menurutnya, sanksi yang ada masih kerap diabaikan, padahal pertumbuhan kasus pasien COVID-19 semakin melonjak dalam dua hari belakang.

Menurut dia, yang ada dalam draf Peraturan Wali Kota (Perwako) yang mengatur sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di Batam dinilai kurang karena sanksi teguran dan imbauan sudah kerap diberikan oleh Tim Gugus Tugas.

Read More

“Kita jangan anggap bahwa masyarakat semua mengerti tentang bahaya COVID-19, yang sebagian ada juga kesadaran minimal. Tidak semua sama. Maka sampai akhirnya ada Instruksi Presiden dan dibuat Perwako atau Peraturan Kepala Daerah,” ujarnya, Senin (31/8/20).

Baca juga Siap-siap, Berkeliaran Tak Pake Masker di Batam Kena Denda?

Ia menyebutkan, jika sekedar imbauan atau teguran secara lisan, akan jadi persepsi yang salah. Bahkan muncul pandangan berbeda antara pemerintah dan masyarakat.

“Kayaknya sanksi tegas imbauan dan sanksi lisan itu masih kurang. Perlu ada regulasi yang tegas untuk sanksi bagi yang abai dengan protokol kesehatan,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Cak Nur ini pun meminta agar Perwako atau Peraturan Daerah (Perda) mengenai sanksi tegas dapat segera dikeluarkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.