Polres Karimun Masih Mencari Penyebab Speedboat Kandas

  • Whatsapp

Liputan98.com, Karimun – Kepolisian Resort (Polre) Karimun masih terus mencari penyebab Speed Boat Penumpang Karunia Jaya 9 tujuan Tanjungbalai Karimun yang kandas di perairan Pulau Burung Kabupaten Indra Giri Hilir, Selasa (2/8/2020) lalu.

SB Karunia Jaya 9 diketahui kandas setelah mengalami keretakan dibagian body speedboat. Akibatnya, nahkoda terpaksa mengevakuasi penumpang ke pulau terdekat dan meminta bantuan.

Read More

Baca jugaPolres Karimun Panen Tangkapan Tersangka Narkoba

Kapolres Karimun AKBP Muhanmad Adenan mengatakan, Speed Boat Karunia Jaya 9 itu diketahui bermuatan 25 orang penumpang asal Tanjung Buton tujuan Tanjungbalai Karimun. Dari tindakan evakuasi yang telah dilaksanakan personil dilapangan, dipastikan seluruh penumpang dan awak kapal dalam keadaan selamat.

“Ada sekitar 25 orang penumpang didalamnya, semua dipastikan selamat. Nahkoda/tekong kapal mengevakuasi penumpang ke Pulau terdekat dari tempat kejadian,” kata Adenan dikonfirmasi, Rabu (2/8/2020).

Baca juga Polres Karimun Ciduk Dua Orang Bandar Judi Sie Jie

Ia menyebutkan, SB Karunia Jaya 9 terpaksa menghentikan perjalanan karena diketahui terjadi keretakan di bagian body speedboat. Bahkan, dari bagian yang mengalami retak itu, kapal sempat kemasukan air.

“Saat dalam perjalanan menuju pelabuhan Sepat Beliah, Kundur kapal kemasukan air. Setelah dilakukan pengecekkan teryata bagian bodi kapal terdapat keretakan,” katanya.

SB Karunia Jaya 9 berhasil dievakuasi setelah nahkoda kapal melaporkan kejadian tersebut kepada perusahaan. Sleanjutnya, dengan menggunakan SB Karunia Jaya 1, penumpang dilakukan penjemputan dan dibawa ke tujuan.

“Kapal SB Karunia Jaya 01 datang menjemput bersama kapal milik Satpolairud. Alhamdulillah semuanya terkendali dan selamat,” ujarnya.

Hingga saat ini dikatakan Adenan, SB Karunia Jaya masih dalam upaya evakuasi oleh Satpolairud Polres Karimun. Proses evakuasi menurutnya sedikit terhambat karena body kapal telah kemasukan air.

“Untuk penyebab masuknya air masih dalam penyelidikan kita,” katanya.(ky)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.