Siap-siap! Pelanggar Protokol Kesehatan di Karimun Akan di Tindak

  • Whatsapp
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat ditemui awak media.(ist)

Liputan98.com, Karimun – Meski sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Karimun masih dikoordinasikan bersama bagian Hukum dan HAM Provinsi Kepri.

Akan tetapi, masyarakat yang melanggar protokol kesehatan akan tetap dihimbau oleh aparat keamanan untuk terus mengikuti anjuran pemerintah dalam memutus penyebaran Covid 19.

Read More

Baca jugaNetralitas ASN di Karimun Terus Dipantau Jelang Pilkada 2020

Pemberian sanksi kepada pelanggar Protokol Kesehatan itu, diketahui mulai dikaji setelah Presiden Joko Widodo mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Dalam Intruksi presiden itu, Kepala Daerah diminta untuk menetapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, saat ini terhadap kebijakan pemberian sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan itu masih dikoordinasikan sebelum ditetapkan.

“Sanksi itu tidak otomatis. Itu disusun dulu, sudah dua memang, dan itu sedang dikonsultasikan dibagian hukum dan HAM provinsi Kepri,” kata Rafiq baru – baru ini.

Baca juga Empat Kepala Daerah di Sumbar Positif Covid 19

Belum ditetapkannya sanksi itu kata Rafiq, karena dalam pembahasannya harus mempertimbangkan segala hal termasuk undang- undang.

“Jadi, harus dikaji secara akademis dan secara legalitas hukumnya jelas. Jangan sampai, perbup yang kita keluarkan menjadi rancu dan menimbulkan berbagai multi tafsir berbeda,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.