ATB Laporkan BP Batam ke KPPU Terkait Lelang SPAM

  • Whatsapp

Liputan98.com, Batam – PT. Adhya Tirta Batam (ATB) menyurati Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), terkait dugaan praktek persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kamis (3/9).

Laporan tersebut, terkait proses lelang Pemilihan Mitra Kerja sama Penyelenggaraan Operasi dan Pemeliharaan Selama Masa Transisi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam.

Read More

Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus mengatakan, ATB meminta KPPU membatalkan proses lelang Pemilihan Mitra Kerja sama Penyelenggaraan Operasi dan Pemeliharaan selama masa transisi SPAM Batam, dan memberikan peringatkan BP Batam agar mematuhi peraturan yang berlaku.

“Kuat dugaan BP Batam telah melanggar UU No 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,” katanya, di Batam, Jumat (4/9).

Diketahui, masa konsesi pengelolaan air antara BP Batam dan ATB akan berakhir pada 14 November 2020 mendatang. Namun, BP Batam belum siap untuk mengambil alih sistem pengoperasian seluruhnya seperti rencana awal.

Karena itu, BP Batam telah memulai proses lelang Pemilihan Mitra Kerja sama Penyelenggaraan Operasi dan Pemeliharaan Selama Masa Transisi SPAM Batam dengan mengundang 4 kontraktor. Diantanya PT Pembangunan Perumahan, Tbk, PT Moya Indonesia, PT Suez Water Treatment Indonesia, dan PT. Adhya Tirta Batam (ATB).

“Kami menerima surat undangan pada 12 Agustus 2020,” jelas Maria.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.