Ansar Ahmad : Kedewasaan Berpolitik Wajib Tanpa Bumbu Hoak

  • Whatsapp

Liputan98.com, Batam – Kedewasaan berpolitik untuk mewujudkan proses demokrasi sehat yang dianjurkan oleh Bakal Calon (Bacalon) Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad sangat mengambarkan identitasnya sebagai Politikus Partai Golkar sejati.

Bacalon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau,  pada Pilkada Kepri 2020 tersebut, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pesta demokrasi yang damai tanpa dibumbui hoaks, serta kental dengan cita rasa ujaran kebencian, dan SARA.

Read More

Menurut ketua pembina DPD I Golkar Kepri ini, Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 ini sangat berbeda dengan pemilu sebelumnya, karena penyebaran hoaks hingga ujaran kebencian kini masih bertebaran di media sosial (Medsos).

Parahnya lagi, kata Ansar, perbedaan pandangan politik yang dapat memicu keributan di medsos sering terjadi di dunia nyata. Bahkan tak jarang menyerat pelakunya hingga ke ranah hukum dan persidangan di meja hijau.

“Ini yang harus kita cegah dan kita hindari. Hoax, ujaran kebencian dan SARA bisa memutus silaturahmi dan bahkan bisa timbulkan gesekan di masyarakat, ” kata Ansar Ahmad saat ditemui media di sela-sela acara silaturahmi dengan kaum muda Tanjung Uma Batam di Batam, Sabtu (5/9/2020).

Mantan Bupati Bintan dua periode ini menyebutkan, fenomena itu tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami oleh negara lain saat penyelenggaraan pemilihan umum berlangsung.

“Kita ini bangsa Indonesia, bangsa yang bermartabat. Sayang bila diserang dengan fenomena seperti ini dikala prises demokrasi sedang dijalankan sebaik mungkin. Jadi, sebagai bagnsa yang telah melalui beberapa fase sistem demokrasi harus ambil sikap, salah satu di antaranya kita harus bersatu-padu mempunyai keinginan untuk kita damai,” ujarnya.

Selain itu, Ansar Ahmad juga mengatakan semua pihak harus melakukan pencegahan meski hal ini menjadi tugas penegakan hukum dari pihak aparat penegak hukum.

Menurutnya, salah satu cara agar terwujudnya kondisi itu adalah dengan memanfaatkan medsos dengan kebaikan, kedamaian dan hal-hal positif yang membangun persatuan sesama anak bangsa.

“Mari kita jadikan momentum Pilkada 2020 ini sebagai ajang memupuk silaturahmi dan mempererat persaudaraan. Kalau semua berkontribusi dalam membangun nilai-nilai kebaikan baik di medsos maupun dalam kehidupan sehari-hari, insyaa Allah Kepri aman,” tandasnya.(nug)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.