Diduga Terlibat Politik Praktis, Oknum Guru di Karimun Bakal Ditindak

  • Whatsapp
Komisioner Bawaslu Karimun Bidang Divisi Hukum Tiuridah Silitonga.(ist)

Liputan98.com, Karimun – Badan Pengawsan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun mengaku telah menemukan tiga dugaan pelanggaran tahapan Pilkada 2020 di Karimun.

Parahnya, satu diantaranya dugaan pelanggaran tersebut dilakukan oleh oknum ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, yang diduga terlibat dalam Tim Pemenangan salah satu Bakal Calon Kepala Daerah.

Read More

Komisioner Bawaslu Karimun Bidang Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Karimun, Tiuridah Silitonga mengatakan, pihaknya sejauh ini telah menemukan 3 pelanggaran Pilkada, satu diantaranya melibatkan ASN di Karimun yang diduga terlibat politik praktis.

Baca juga : RSBP Batam Ditunjuk Untuk Periksa Kesehatan Kandidat Pilkada Karimun

“Sejauh ini, Bawaslu Karimun sudah tiga kali menangani pelanggaran. Dua pelanggaran administratif dan satu pelanggaran aturan lainnya. Yang ketiga ini terkait netralitas ASN yang terlibat politik praktis,” katanya, Minggu (6/9/20).

Temuan dugaan pelanggaran ini, diakui Tiur, diperoleh Bawaslu Karimun melalui postingan di media sosial facebook. Berbekal temuan itu, pihaknya telah memanggil sejumlah orang, pemilik akun Facebook yang menyebarkan postingan itu termasuk ASN tersebut.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, nama ASN yang berdinas sebagai tenaga pengajar atau guru di Dinas Pendidikan Karimun itu, diketahui masuk ke dalam surat keputusan (SK) tim pemenangan serta ikut pada kegiatan di posko pemenangan salah satu calon. Bahkan, saat diklarifikasi dari kordinator posko, pemilik akun, yang bersangkutan ikut kegiatan salah satu Bacalon dan menggunakan atribut partai,” terangnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.