100 Dokter Wafat Diserang Covid 19, Indonesia Mengheningkan Cipta

  • Whatsapp
ilustrasi pasien corona.(ist)

Liputan98.com, Yogyakarta – Bangsa Indonesia mengheningkan cipta. Jumlah tenaga medis yang meninggal dunia saat menangani pandemi Covid-19 terus bertambah.

Data terakhir dari PB IDI hingga, Senin (7/9/20), menyebutkan, terdapat 100 orang dokter meninggal dunia saat menangani pasien Covid-19.

Read More

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, meminta jam kerja tenaga kesehatan dibatasi. Tujuannya agar tak menyebabkan kelelahan dan menurunkan kondisi kesehatan tenaga medis.

Baca juga : Rudi : Kasus Covid 19 Meningkat Bukti Masyarakat Batam Abai

“Jumlah rasio dokter dan pasien yang ditangani di rumah sakit, juga harus dikendalikan dengan cara waktu jam kerja juga dibatasi agar tidak timbul kelelahan pada tenaga kesehatan,” ujar Wiku saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, bebrapa waktu lalu.

Sejak diberlakukan normal baru, kasus positif Covid-19 kian meningkat. Penanganan oleh tenaga medis pun bertambah. Sebelumnya, tenaga medis meminta pemerintah ataupun masyarakat memenuhi protokol kesehatan meski normal baru telah ditetapkan.

Baca juga : 30 ASN Positif Covid 19, Kantor Gubernur Ditutup

Namun faktanya, normal baru justru membuat masyarakat melupakan Covid-19 dan mengabaikan protokol kesehatan.

Sudah saatnya, tenaga medis tidak kelelahan dan Covid-19 ini ditangani dengan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah. Jika perlu, ada tindakan tegas terhadap pihak yang menganggap sepele penyebaran virus corona ini.(edt/as)

Oleh : Aroh Sanusi, Yogyakarta

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.