Demo Wartawan Warnai Pendaftaran Paslon di Pilkada Indramayu

  • Whatsapp
Ilustrasi aksi demonstrasi para Wartawan.(ist)

Liputan98.com, Indramayu – Puluhan wartawan dari berbagai media, baik cetak, online maupun televisi dan radio menggelar aksi demo secara spontanitas kepada KPU Indramayu, Minggu (6/9).

Aksi demonstrasi itu menyusul adanya kebijakan pembatasan jumlah wartawan yang diperkenankan masuk untuk meliput pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kantor KPU Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Read More

Baca juga : PAN Beralih Dukung Pasangan Apry Sujadi – Roby Kurniawan, Ketimbang Alias Wello – Dalmasri Syam di Pilkada Bintan

Aksi demo itu bermula saat pasangan calon perseorangan, Toto Sucartono – Deis Handika datang ke Kantor KPU Indramayu untuk mendaftar. Dengan alasan protokol kesehatan, jumlah wartawan yang diperkenankan ikut masuk ke dalam kantor KPU hanya lima orang. Sedangkan saat itu jumlah wartawan yang meliput mencapai sekitar 40 orang.

Para wartawan pun hanya bisa menunggu di luar pagar, tanpa bisa meliput proses pendaftaran paslon. Mereka baru diperbolehkan masuk ke kantor KPU saat proses pendaftaran paslon telah selesai. Wartawan kemudian dibolehkan mengikuti konferensi pers dengan paslon Toto – Deis, di ruang konferensi pers yang telah disediakan pihak KPU.

Baca juga : Tolak Ukur Masyarakat Memilih Pasangan Ansar – Marlin di Pilkada Kepri

Kekecewaan wartawan pun semakin bertambah karena ruang konferensi pers yang disediakan KPU ternyata cukup sempit dan tidak memberikan pengaturan jaga jarak bagi wartawan. Akibatnya, puluhan wartawan terpaksa harus berjubel dan berdesak-desakan saat harus mengambil gambar dan mendengarkan keterangan pers yang disampaikan paslon.

Kondisi itu bertentangan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Padahal, sejak awal KPU membatasi jumlah wartawan yang boleh masuk dengan dalih protokol Covid-19.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.