FORPPI Minta Pengolahan Air Bersih di Batam oleh BUMD

  • Whatsapp
Ketua FORPPI Kepri Muhammad Noer.(ist)

Liputan98.com, Batam – Menyikapi kisruh pengelolaan air bersih di Batam pada masa peralihan, dimana PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan segera digantikan oleh PT Moya Indonesia untuk jangka waktu enam bulan ke depan.

Ketua Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI) Kota Batam, Muhammad Noer mengaku merasa perlu menyampaikan beberapa pandangan, yakni bahwa air bersih merupakan salah satu sumber penghidupan yang dilindungi oleh negara melalui UU Sumber Daya Air sehingga pengelolaannya harus sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dengan tarif yang terjangkau dan akses yang mudah bagi semua.

Read More

Baca juga : ATB Mengaku Dizolimi BP Batam Terkait Penyelenggaran SPAM di Batam

Selain itu pengelolaan air bersih di daerah juga harus dilakukan oleh pelaku usaha pribumi terutama badan usaha daerah dengan tetap menjunjung tinggi asas-asas profesionalitas agar amanah UU SDA sebagaimana dimaksud dapat tercapai agar masyarakat Batam khususnya mendapatkan hak pemanfaatan air yang optimal.

“FORPPI Kota Batam mendukung sepenuhnya badan usaha yang nantinya akan mengelola air bersih di Batam dengan memperhatikan dua aspek strategis yaitu tarif yang terjangkau dan akses air bersih yang merata sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat Batam yang tidak memperoleh layanan air bersih,” katanya.

Baca juga : ATB Laporkan BP Batam ke KPPU Terkait Lelang SPAM

Tak hanya itu, FORPPI Kota Batam juga mendesak Dewan Kawasan dan BP Batam selaku penguasa sumber air baku untuk melibatkan badan usaha daerah dalam pengelolaan air bersih di Batam dan menolak campur tangan perusahaan asing dalam pengelolaan demi menghindari komersialisasi air bersih yang berpotensi menyebabkan harga jual air menjadi lebih mahal dan tidak kompetitif.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.