Resiko Penanggulangan Covid 19 di Garis Depan

  • Whatsapp
Ilustrasi peroses pengambilan sample swap tes.(ist)

Liputan98.com, Jenewa – Satu dari tujuh kasus COVID-19 yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merupakan petugas kesehatan dan di beberapa negara angkanya meningkat tajam.

Dikutip Reuters, WHO menyerukan agar petugas medis garis depan diberikan peralatan pelindung untuk mencegah mereka terinfeksi virus corona baru, dan berpotensi menyebarkannya ke pasien dan keluarga mereka.

Read More

“Secara global, sekitar 14 persen kasus COVID yang dilaporkan ke WHO ada di antara petugas kesehatan dan di beberapa negara sebanyak 35 persen,” kata direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Baca juga : Dampak Pandemi Covid 19, Angka Perceraian di Batam Meningkat

Dia menambahkan data terbatas dan sulit untuk mengetahui apakah orang terinfeksi di tempat kerja atau di komunitas mereka.

Tedros berpidato dalam konferensi pers yang menandai Hari Keselamatan Pasien Sedunia, karena jumlah orang yang dilaporkan terinfeksi virus corona mendekati 30 juta, dengan 938.291 kematian, menurut penghitungan Reuters.

“Bukan hanya risiko infeksi. Setiap hari, petugas kesehatan mengalami stres, kelelahan, stigma, diskriminasi bahkan kekerasan,” tambahnya.

Baca juga : Trend Kesembuhan Pasien Covid 19 di Karimun Meningkat

Direktur jenderal Organisasi Perburuhan Internasional PBB (ILO), Guy Ryder mengatakan angka WHO tentang infeksi di antara petugas kesehatan adalah kesaksian yang mengejutkan.

“Keselamatan pasien juga membutuhkan jaminan keselamatan pekerja kesehatan – dua sisi dari mata uang yang sama. Sayangnya terlalu sering jaminan tersebut hilang,” kata Ryder, seperti diberitakan Gatra.com, Kamis (17/9/20).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.