Waduh, Ternyata Petugas Ngamuk yang Viral Anggota Ormas

  • Whatsapp
Petugas gabungan menindak pelanggar protokol kesehatan di Karimun.(ist)

Liputan98.com, Jakarta – Aksi Bejo Hariyanto viral di media sosial. Saat itu, dia yang menjadi petugas pemantau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jakarta meminta rumah makan untuk menyajikan makan untuknya di tempat tersebut.

Padahal, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarangnya. Jika kedapatan melanggar protokol kesehatan, rumah makan tersebut didenda Rp50 juta.

Read More

Baca juga : Viral, Petugas Ngotot Ingin Makan Diwarung Meski PSBB Total

Tak lama setelah viral, Bejo pun ditegur. Dia mengakui khilaf dan bukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) melainkan anggota dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Kramat Pela.

“Saya yang bertanda tangan di bawah ini, nama Bejo Hariyanto, bahwa terkait kegiatan (18 September 2020) saya mengakui kesalahan atas kekhilafan saya. Saya perlu jelaskan bahwa saya hanya sebagai anggota dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Kramat Pela bukan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN),” kata Bejo dalam video yang diterima VIVA, Minggu 20 September 2020.

Bejo menyampaikan, seperti dalam video, dia mengatakan hal tersebut atas dorongan pribadi dan tidak dipengaruhi oleh pihak mana pun.

“Untuk itu saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat dan saya mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan di FKDM Kelurahan Kramat Pela Jakarta 18 September 2020,” ucapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.