Kenalan di Medsos Gadis Belia Disetubuhi di Hotel

  • Whatsapp

Liputan98.com, Batam – Malang betul nasib remaja putri berinisial DA (17) ini. Gara gara perkenalannya di jejaring facebook, warga Nongsa ini jadi korban kebejatan seorang pemuda berinisial F.

Korban “dikerjai” F (20) dan ditinggalkan begitu saja dipinggir jalan. Sialnya, korban ditinggal dengan modus disuruh pelaku membelikan rokok untuknya.

Read More

Kejadian naas yang menimpa korban, bermula pada Senin (14/9/20) saat pelaku berkenalan dengan korban melalui aplikasi Facebook.

Perkenalan ini berlangsung hingga berkomunikasi melalui chat messenger dan pelaku meminta nomor whatsapp korban.

“Setelah ada nomor WA korban, komunikasi pelaku dan korban bersambung ke aplikasi Whatsapp. Lalu pelaku mengatakan suka dan akan melamar korban serta akan memberikan cincin sebagai tanda bukti terlapor akan melamar korban,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, Selasa (22/9/20).

Selanjutnya pada Selasa (15/9/20) sekira pukul 16.30 WIB, pelaku kembali menghubungi korban melalui WA dan meminta korban untuk menemani pelaku membeli cincin.

Semula korban menolak karena sedang mengerjakan tugas sekolahnya. Kemudian pada Rabu (16/9/20) sekira pukul 17.00 WIB, pelaku menghubungi korban kembali melalui WA dan meminta korban untuk menemani terlapor membeli cincin.

Sekira pukul 18.30 WIB, pelaku menjemput korban di simpang dekat rumah korban. Dengan menggunakan sepeda motor dan membawa korban ke daerah Botania untuk membeli cincin.

Namun niat tersebut tidak jadi dikarenakan mata korban bengkak. Tak kurang akal, pelaku mengatakan kepada korban agar tidak malu maka membeli cincinnya di Nagoya saja.

“Sesampainya di Nagoya pelaku membeli makanan ringan dan membawa korban ke Wisata Hotel yang berlokasi di daerah Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam,” terang Kombes Arie Dharmanto.

Sesampainya di parkiran motor Hotel Wisata, pelaku memaksa korban untuk ikut masuk ke dalam Hotel Wisata dengan cara menggenggam tangan korban.

Setelah melakukan cek in, di dalam kamar hotel pelaku melakukan perbuatan selayaknya suami istri terhadap korban.

Setelah pelaku mengerjai korban, pelaku membawa korban untuk keluar Wisma Hotel dan menuju Taras Batam Centre untuk membeli cincin.

“Namun pelaku berhenti di depan Alfamart BSI dan meminta korban untuk membelikan rokok, dan pada saat korban membeli rokok, pelaku meninggalkan korban, hingga korban menghubungi ibu angkatnya dan menceritakan kejadian tersebut,” ujar Kombes Arie.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.