Menko Luhut Minta Implementasi NLE Jangan Cuma Wacana

  • Whatsapp
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan.(Foto;Liputan98.com)

Liputan98.com, Batam – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menegaskan pemerintah masih terus berupaya melakukan pemulihan perekonomian nasional paska Pandemic Covid 19.

Salah satu langkah strategisnya adalah dengan meningkatkan daya saing perekonomian nasional melalui Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional, yang diimplementasikan dengan Ekosistem Logistik Nasional/ National Logistic Ecosystem (NLE).

Read More

“Eksekusi pelaksanaan NLE ini sangat penting, saya meminta semua pemangku kepentingan, antara lain Bea Cukai, Pelindo dan pihak terkait lain harus duduk bersama. Besok saya akan langsung melihat demonya langsung ke Pelabuhan Batam, bagaimana dari 17 layanan menjadi hanya 1 layanan, jadi jangan hanya omong saja tapi tak jalan,” ujar Menko Luhut dalam konferensi pers virtual pelaksanaan NLE, ditulis Jumat (25/9/2020).

Luhut menekankan agar monitoring NLE dilakukan secara simultan. Untuk lego jangkar yang selama ini prosedurnya tidak efisien, Menko Luhut menyatakan prosedurnya sudah dipangkas.

“Perlu pengawasan atau monitoring yang terus berlanjut, kami juga sudah berhemat dari 16 lego jangkar menjadi hanya lima, ini akan membuat efisiensi kita,” imbuhnya.

Hal lain yang juga penting, lanjut Menko Luhut ialah mengenai adanya semacam insentif bagi para petugas di lapangan yang telah berhasil menangkap para penyelundup lintas negara.

“Kami sedang merancang antara lain dengan BAKAMLA, TNI AL, dan lainnya yang menangkap para penyelundup, mungkin bisa sekitar 50 persen dari hasil itu dapat dikembalikan kepada mereka sebagai tunjangan prestasi. Sehingga mereka tidak tergoda untuk menerima dana-dana dari penyelundup tersebut. Prosesnya sudah dibuat dan sudah meluncur ke Kemenkeu,” ujar dia.

Terkait ekosistem NLE, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan mengenai latar belakang perlunya kehadiran ekosistem NLE. Menurutnya, selama ini yang terjadi adalah sistem logistik nasional seperti ‘benang ruwet’, karena salah satu sebabnya adalah belum mempermudah para pelaku usaha.

“Seperti benang ruwet karena importir sampai harus menempuh 17 layanan, dan belum membentuk suatu ekosistem yang bisa mempermudah para pelaku usaha. NLE diharapkan akan ada kemudahan dan juga kejelasan dalam prosesnya, intinya penyederhanaan,” terangnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.