Merasa Jadi Korban Penggelapan, Ratusan Masyarakat Datangi Kantor PLN Karimun

  • Whatsapp
Puluhan warga Karimun datangi Kantor PLN.(ist)

Liputan98.com, Karimun – Ratusan Pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun diduga menjadi korban tindak pidana penggelapan dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Dugaan penggelapan tersebut terungkap menyusul ratusan pelanggan mendapatkan surat pemberitahuan dari PLN terkait tagihan listrik yang belum dibayarkan. Padahal, para pelanggan tersebut telah menyetorkannya ke salah satu agen pembayaran Baran Rezeki wilayah Kecamatan Meral.

Read More

“Di kelurahan saya ada sekitar 50 pelanggan. Ada dua kelurahan lainnya yakni Kelurahan Meral Kota dan Baran Timur,” kata Lurah Baran Barat Ibnu Suganda, Senin (28/9/2020).

Ia mengatakan, para pelanggan di wilayahnya mengaku telah membayar tagihan melalui agen Baran Rezeki sebelum jatuh tempo pembayaran. Namun, walaupun sudah di bayarkan, mereka tetap mendapatkan surat pemberitahuan dari PLN terkait pemutusan listrik.

“Warga sudah membayar ke agen tagihan listrik ke agen sebelum tanggal 20. Lalu di atas tanggal 20 ada masuk surat dari PLN. Jadi masyarakat bayar lagi ke PLN atau kantor pos, tempat pembayaran yang resmi,” kata Suganda.

Perihal itu katanya, telah dilaporkan warga kepada Kepolisian Resor Karimun atas tindak penggelapan yang telah dilakukan oleh Agen Baran Rezeki.

Untuk saat ini, Agen pembayaran tersebut telah beberapa hari diketahui tutup dan tidak melayani pembayaran.

“Agennya sudah tutup tiga hari. Cuma katanya sudah ditangani Polres,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.