Polairud Amankan Kapal Pengangkut 5 Ton BBM Ilegal

  • Whatsapp

Liputan98.com, Batam – Sebanyak 5 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal diamankan oleh Tim Patroli KP. Anis Madu-3009. Tim ini langsung dipimpin oleh Ipda Julius Marlon Gawe yang sedang melakukan patroli rutin melihat sebuah kapal sedang berlayar di Perairan Selat Singapura, pada Kamis (1/10/20).

Dimana pada saat itu, Tim melihat kapal motor tanpa nama bermuatan BBM ilegal jenis solar terlihat dilokasi perairan Selat Singapura, Kepulauan Riau (Kepri) dengan koordinat 01′ 12′ 704″ N – 103′ 56′ 004″ E. Lalu Tim Patroli KP. Anis Madu-3009 menghampiri untuk melakukan pemeriksaan.

Read More

Setelah dilakukan pemeriksaan, didapati bahwa pemilik kapal tanpa nama tersebut bernama Krismion Ginting alias Kris Bin membawa muatan BBM jenis solar jumlahnya sekitar 5.000 liter tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

“Jadi kami berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah kapal tanpa nama, BBM jenis solar lebih kurang 5000 liter dan satu buah alkon yang digunakan untuk memompa minyak tersebut,” ujar Ipda Julius Marlon Gawe, Jumat (2/10/20).

Dijelaskannya, kapal tersebut diduga melanggar tindak pidana pelayaran dan/atau minyak dan gas bumi dan/atau pertolongan jahat sebagaimana dimaksut dalam pasal 323 ayat (1) jo pasal 219 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2006 tentang pelayaran dan/atau pasal 53 huruf d UU RI no 22 Tahun 2001 tentang migas dan/atau pasal 480 ke- 1 jo pasal 55 ayat (1) ke- 1KUHP Pidana.

“Barang bukti dan tersangka diamankan ke KP. Anis Madu-3009 untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Sementara itu, Dirpolair Korpolairud Polri Brigjen Pol Mohammad Yassin Kosasih mengapresiasi kinerja jajarannya di lapangan dengan tetap meningkatkan intensitas patroli rutin.

“Kami akan menindak tegas mafia migas yang memanfaatkan kondisi saat pendemi ini, pelaku akan segera kami proses karena merugikan negara,” tegasnya.(rls)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.