Pajak Hotel dan Restoran Masih Memberatkan, Kadin Kepri: Harus Dipangkas

  • Whatsapp

Liputan98, BATAM – Pandemi Covid 19 di Kepulauan Riau mulai melandai, sejumlah sektor bergeliat dan berbenah untuk bangkit. Tak hayal,  penunjang pariwisata dan industri seperti hotel bergerak cepat dengan melantik ketua untuk bernegosiasi dengan pemerintah setempat, demi rileksasi.

Banyak harapan disampaikan dalam Pelantikan dan Ketua Pengurus PHRI Kepri Jimmy Ho. Beberapa permintaan kepada Pemerintah setempat diharapkan segera direalisaaikan. Sejumlah Ketua organisasi turut memberi sambutan, yang terlihat vokal dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Read More

Kadin Provinsi Kepri meminta Pemda Provinsi hingga Kabupaten/Kota memberikan relaksasi pajak bagi pelaku usaha agar cepat bergeliat bangkit. Kadin optimis Kepri mampu menjadi kekuatan ekonomi Indonesia yang diperhitungkan, bila saja pemdanya peka terhadap masyarakat produktif.

Ketua Kadin Kepri, Akhmad Makruf Maulana meminta pemda memangkas pajak-pajak restoran dan hotel, pajak PPJU yang dinilai cukup memberatkan dengan kondisi ekonomi sejak terimbas Covid-19.

“Kami berharap pajak restoran dan hotel 10% dan pajak PPJU 8% itu dipangkas. Dunia usaha seperti kita ketahui lagi sekarat. Hal ini juga dalam rangka recovery ekonomi,” ucap Makruf, dalam penyampaiannya saat pelantikan pengurus PHRI Kepri di Hotel Aston, Sabtu (9/10/2021).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *