WHO Minta Booster Vaksin Dihentikan

  • Whatsapp

Liputan98, JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus secara mengejutkan meminta kepada seluruh negara yang menyelenggarakan booster vaksin Covid-19 untuk berhenti sementara waktu hingga setidaknya akhir September 2021.

Menurut Tedros, langkah itu untuk memungkinkan setidaknya 10 persen dari populasi setiap negara divaksinasi.

Read More

Seruan untuk menghentikan booster vaksin Covid-19 adalah yang terkuat dari badan PBB karena kesenjangan antara tingkat inokulasi di negara-negara kaya dan miskin melebar.

“Saya memahami kepedulian semua pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari varian Delta. Tetapi kami tidak dapat menerima negara-negara yang telah menggunakan sebagian besar pasokan vaksin global yang menggunakan lebih banyak lagi,” kata Tedros sebagaimana dikutip poskota.co.id, Rabu (13/10/2021).

Negara-negara berpenghasilan tinggi memberikan sekitar 50 dosis untuk setiap 100 orang pada bulan Mei, dan jumlah itu meningkat dua kali lipat, menurut WHO. Negara-negara berpenghasilan rendah hanya mampu memberikan 1,5 dosis untuk setiap 100 orang, karena kurangnya pasokan.

“Kami membutuhkan pembalikan yang mendesak, dari sebagian besar vaksin masuk ke negara-negara berpenghasilan tinggi, ke sebagian besar ke negara-negara berpenghasilan rendah,” kata Tedros.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *