Menteri Luar Negeri Rusia Kunjungi Bali, Hadiri Pertemuan G20

  • Whatsapp

 

Liputan98.com, JAKARTA, – Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov terbang ke Bali Indonesia untuk pertemuan menteri luar negeri G20, yang akan dibayangi ketegangan konflik Rusia-Ukraina.

Pertemuan G20 berlangsung hingga Jumat (8/7/2022) di negara tuan rumah Indonesia, yang tahun ini telah bergelut dengan aksi penyeimbang menjalankan KTT global yang dilanda tekanan geopolitik dan krisis pangan.

Dilansir Reuters, ada keamanan ketat pada hari Kamis (6/7/2022) di wilayah Nusa Dua Bali, di mana puncak pertemuan para diplomat sedang diadakan.

Berbicara menjelang kedatangannya di Bali, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan Rusia tidak boleh menggunakan pertemuan G20 sebagai platform, mengingat perang di Ukraina.

“Ini adalah kepentingan kita semua untuk memastikan bahwa hukum internasional dihormati dan dipatuhi. Itu adalah persamaan,” kata Baerbock.

KTT ini jadi pertemuan tatap muka pertama antara menteri luar negeri Vladimir Putin, Lavrov dan beberapa kritikus terbesar Rusia sejak invasi Ukraina, yang disebut Moskwa sebagai “operasi militer khusus”.

Lavrov telah tiba di Bali dan berencana untuk bertemu dengan beberapa rekan G20 di sela-sela KTT, kantor berita Rusia TASS melaporkan.

Meski begitu, menteri termasuk Baerbock dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah mengesampingkan pertemuan Lavrov.

Kelompok 20 ini termasuk negara-negara Barat, menuduh Moskwa melakukan kejahatan perang di Ukraina dan menggulirkan sanksi.

Beberapa pejabat dari Eropa dan Amerika Serikat telah menekankan KTT Bali tidak akan “bisnis seperti biasa”.

Juru bicara menteri luar negeri Jerman mengatakan negara-negara G7 akan mengkoordinasikan tanggapan mereka terhadap Lavrov di Bali.

Para pejabat tinggi dari Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat keluar dari perwakilan Rusia selama pertemuan keuangan G20 di Washington pada bulan April.

(Editor: Tito Hilmawan Reditya – kompas. Com)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.